
klik pada gambar untuk memperbesar
Grafik DJIA terkini memberikan indikasi kuat akan terjadinya pembalikan ke arah positif. Meskipun tertekan oleh aksi jual yang disebabkan para investor masih dibayangi oleh ketakutan global akan terjadinya resesi pada ekonomi AS, grafik DJIA menunjukkan optimisme masih memegang kendali.
Pergerakan kenaikan DJIA diperkirakan masih akan berlanjut sampai walaupun masih akan dibayangi oleh aksi profit taking dan aksi jual akibat pesimisme akan ekonomi AS.
Untuk investor dan trader, khususnya dari Indonesia, ada baiknya untuk mengetahui perkiraan arah pergerakan indeks AS, karena secara langsung maupun tak langsung juga mempengaruhi arah pergerakan indeks global dan IHSG.
Level resistance pada grafik DJIA yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
12.403 (38,2% Fibonacci Retracement)
12.679 (50% FR)
12.956 (61,8% FR)
13.349 (78,6% FR)
Dari pola “Butterfly” yang ada pada grafik DJIA, level kritis yang perlu diperhatikan adalah 61,8% FR, jika level tersebut dapat ditembus maka besar peluang DJIA untuk membuat rekor tertinggi yang baru.
Rgds,
24 Januari 2008
The Butterfly Effect on Global Market
Posted by Boy YR at 22.12.00 0 comments
Labels: Saham, Stock, Teknikal Analisis analisa teknikal, DJIA, pola butterfly
20 Januari 2008
Pola reversal pada grafik ^DJI dan ^GSPC
Grafik ^DJI (Dow Jones Industrial Average) dan ^GSPC (Standard & Poor 500 Index) menunjukkan pola reversal yang potensial, Pola Bullish Butterfly (kupu-kupu) dan Pola Crab(Kepiting)
Indikator-indikator lain seperti stochastic dan W%R juga menunjukkan bahwa grafik DJIA dan S&P500 berada dalam area Oversold dan berpeluang besar untuk rebound



untuk referensi lebih lanjut tentang pola Butterfly dan Crab, lihat link sbb:
harmonictrader.com
hamfon.com
bizz-forex
Posted by Boy YR at 18.40.00 0 comments
Labels: Saham, Stock, Teknikal Analisis analisa teknikal, DJIA, pola butterfly, Prediksi, SP500

